MACAM-MACAM
SIHIR
1. Sihir Pemisah.
Yang dimaksud dengan sihir pemisah adalah sihir yang ditujukan untuk mencerai beraikan atau memisahkan pasangan suami istri yang saling mencintai. Juga termasuk ke dalam sihir ini adalah sihir yang ditujukan untuk membuat permusuhan dan kebencian di antara dua orang sahabat atau kerabat dekat.
Jenis sihir ini telah disebutkan dalam al-Qur’an. Allah berfirman:
“Maka mereka mempelajari dari keduanya sihir yang dengannya mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya.” (QS. Al-Baqarah [2]: 102)
Pekerjaan menceraikan antara pasangan suami istri adalah pekerjaan yang paling dicintai dan dikagumi oleh iblis, raja para setan.
2. Sihir Mahabbah (Penarik Cinta/Pelet).
Tentang ini Rasulullah pernah bersabda:
(( إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ ))
“Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah kesyirikan.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim; dishahihkan oleh al-Albani)
3. Sihir Takhyil (Mengelabui Pandangan), Sirep atau Aji Halimunan.
Tentang sihir jenis ini pernah dialami oleh Nabi Musa dan Harun ketika menghadapi para tukang sihir Fir’aun. Para tukang sihir itu menggunakan sihir jenis ini untuk menakut-nakuti kedua nabi yang mulia itu. Sebaimana Allah berfirman di surah (QS. Al-A’raf [7]: 115-118):
4. Sihir Pembuat Gila.
Sihir ini berpengaruh membuat seseorang menjadi seperti gila atau kurang waras. Di antara pengaruhnya adalah seorang bepergian tanpa tujuan, linglung dan sangat pelupa. Terkadang dia berbicara nyerocos (tidak beraturan), terkadang matanya menatap kosong dan tanpa makna. terkadang tidak bisa langgeng dalam mengerjakan sesuatu, terkadang seseorang tidak tahu kemana dia harus pergi dan terkadang tidur di tempat-tempat terpencil.
5. Sihir Pembuat Kelesuan.
Sihir jenis ini bisa berpengaruh membuat seseorang yang tadinya normal dan energik menjadi suka menyendiri dan tertutup, terkadang pusing terus menerus tanpa sebab yang jelas dan terkadang diam dan tampak lesu.
6. Sihir Suara Panggilan.
Sihir jenis ini di antara pengaruhnya adalah membuat seseorang melihat mimpi-mimpi yang menyeramkan.
7. Sihir Pembawa Penyakit.
Ada banyak macam penyakit yang bisa ditimbulkan oleh sihir jenis ini. Di antaranya adalah:
• Sakit terus-menerus pada salah satu anggota tubuh.
• Urat-urat menjadi kejang.
• Lumpuh pada salah satu anggota tubuh (mati rasa atau mati sebelah).
• Lumpuh total (mati suri).
• Tidak berfungsinya salah satu indera.
Dan gejala-gejala lainnya.
Satu hal yang harus diketahui, bahwa sihir ini tidak akan menimbulkan pengaruh kecuali dengan takdir Allah . Jadi, jangan disangka bahwa sihir bisa menyebabkan seseorang sakit terlepas dari takdir Allah . Dan para tukang sihir tidak mampu menimbulkan mudharat atau bencana kecuali dengan izin Allah semata.
8. Sihir Pendarahan.
Sihir jenis ini hanya terjadi pada kaum wanita saja. Dalam sihir ini, tukang sihir menyuruh kepada jin untuk merasuk ke dalam tubuh seorang wanita yang disihirnya seraya memberikan tugas untuk mengeluarkan darah. Kemudian jin itu masuk ke dalam tubuh wanita dan berjalan melalui urat-uratnya dalam aliran darah.
beliau bersabda:
(( إِنَّمَا هِيَ رَكْضَةٌ مِنَ الشَّيْطَانِ ))
“Sesungguhnya istihadhah itu adalah hentakan dari setan.” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh al-Bukhari)
9. Sihir Penghalang Pernikahan.
Sihir ini terjadi karena seorang yang dengki lagi penuh tipu daya datang kepada seorang tukang sihir yang jahat lalu meminta supaya dibuatkan sihir untuk anak perempuan si fulan.
Setelah itu ada dua kemungkinan yang akan dilakukan oleh setan:
• Masuk ke dalam tubuh wanita itu lalu membuatnya merasa tidak cinta dan tidak suka kepada setiap lelaki yang datang melamarnya,
• Setan melancarkan sihir dengan cara mengelabui pandangan laki-laki yang melihat wanita itu sehingga setiap laki-laki yang datang melamar wanita tersebut akan melihat bahwa wanita itu jelek rupanya dan tidak menarik.
10. Sihir Untuk Melepas Sihir (Nusyrah).
Sihir jenis ini dilakukan oleh tukang sihir atas permintaan keluarga atau kerabat orang yang terkena sihir. Setelah itu tukang sihir akan meminta kepada setannya untuk mengusir atau menghadapi setan lain yang mengganggu orang yang sakit tadi.
Alloh adalah Robbul’alamin Dia Maha penyayang terhadap makhluk-Nya. Tidaklah Dia memerintahkan sesuatu kecuali terdapat maslahat yang besar padanya dan tidak pula mengharamkan sesuatu kecuali terdapat bahaya yang besar di dalamnya. Di antara hal-hal yang diharamkan Alloh adalah mempelajari dan mempraktekkan ilmu sihir. Di antara bahaya sihir adalah:
1. Membatalkan Keislaman Seseorang.
Sihir pada hakikatnya merupakan satu amal perbuatan mendekatkan diri kepada setan, pengaruh sihir tidak akan terjadi kecuali tukang sihir melakukan praktek-praktek dan ritual kufur,
Alloh Ta’ala berfirman:
“Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan lah yang kafir (mengerjakan sihir).” (QS. al-Baqoroh [2]:102)
2. Sihir Disejajarkan Dengan Kesyirikan.
Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh :
(( اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللهُ إلاَّ بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ مَالَ الْيَتِيْمِ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلاَتِ الْمُؤْمِنَاتِ ))
“Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan, (para shahabat) berkata: “Apakah itu wahai Rasulullah?” Rasulullah, bersabda: “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Alloh kecuali dengan haknya, memakan harta yatim, memakan harta riba, lari dari medan perang dan menuduh wanita mu’minah yang baik-baik.” (HR. Al-Bukhari, 5/294, Muslim no. 89 dari shahabat Abu Hurairah).
Kesyirikan sihir muncul pada dua sisi:
Pertama, sihir mempergunakan setan, bergantung kepadanya, mendekatkan diri dengan segala apa yang mereka inginkan agar mereka berkhidmat kepada tukang sihir. Dan sihir ini termasuk ilmu yang diajarkan oleh setan sebagaimana firman Allah Ta’ala diatas.
“Akan tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia.” (QS. al-Baqarah [2]: 102)
Kedua, di dalam sihir terdapat pengakuan mengetahui perkara ghaib sebagai wujud menyekutukan Allah, dan ini termasuk dari kekufuran dan kesesatan.
Aisyah berkata: “Barangsiapa menyangka bahwa Rasulullah bisa memberi tahu apa yang bakal terjadi besok pagi, maka ia benar-benar telah berdusta besar kepada Allah karena Allah telah berfirman:
“Katakanlah:“Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui kapankah mereka akan dibangkitkan.” (QS. an-Naml [27]: 65)
Bahaya sihir terhadap pribadi:
• Awalnya membuat seseorang sakit dan menjadikan terbaring di tempat tidur. Terkadang sakitnya menjadi sebab ia terbunuh, gila atau semisalnya.
• Bisa juga sakitnya tersebut menjadi sebab ia pergi dari tempat tinggalnya, keluarga dan rumahnya, sehingga berkeliaran di jalan-jalan.
• Sihir tersebut membawa kepada permusuhan keluarga, sehingga akan terjadi permusuhan antara suami istri meski hanya dengan sebab yang sangat remeh.
• Terkadang sihir bisa membawa kepada kegagalan siswa dalam studinya.
• Perbuatan sihir menghantarkan manusia terjatuh ke dalam perkara-perkara yang dilarang agama,
• Sihir menyusupkan banyak perasaan was-was dalam kehidupan seseorang, sehingga ia tidak lurus dalam suatu keadaan dan tidak pernah tenang.
• Sihir menanamkan keragu-raguan antara seseorang dengan anggota keluarganya, baik terhadap anak-anak ataupun istrinya.
Bahaya sihir terhadap kehidupan bermasyarakat:
• Sihir menumbuhkan permusuhan dan kebencian di antara individu-individu masyarakat, dan juga menimbulkan kedengkian serta hasad.
• Sihir menanamkan keragu-raguan dan kerancuan di antara anggota masyarakat.
• Sihir membawa pada tindakan balas dendam dengan menggunakan segala cara yang bisa dilakukan, terlebih jika yang disihir mengetahui siapa pelakunya.
• Sihir merubah kondisi yang aman, tenang dan akhlak yang terpuji menjadi takut, goncang dan menyukai tindak kejahatan.
• Sihir menebar kehinaan di antara anggota masyarakat.
• Sihir melemahkan eksistensi umat dalam bertawakal kepada Robbul ’alamin dan mengurangi kesempurnaan keyakinan kepada-Nya.
• Sihir mengubah masyarakat muslim yang tadinya menjaga agama dan kehormatannya menjadi masyarakat yang terjatuh pada perbuatan syirik, sehingga terjadi kehancuran dan kebinasaan.
Ringkasnya, perbuatan sihir merupakan penyakit paling berbahaya yang menjangkiti masyarakat, sehingga merusak bangunan dan merobohkan sendi-sendinya. Dengan sebab sihir tersebut tersebarlah permusuhan, penodaan kehormatan, terbunuhnya orang-orang yang baik, dicurinya harta benda, belum lagi dalam perbuatan tersebut mengandung syirik kepada Alloh dan kufur kepada-Nya. Akhirnya, masyarakat tersebut menjadi kehilangan tujuan dan cita-cita,
1. Sihir Pemisah.
Yang dimaksud dengan sihir pemisah adalah sihir yang ditujukan untuk mencerai beraikan atau memisahkan pasangan suami istri yang saling mencintai. Juga termasuk ke dalam sihir ini adalah sihir yang ditujukan untuk membuat permusuhan dan kebencian di antara dua orang sahabat atau kerabat dekat.
Jenis sihir ini telah disebutkan dalam al-Qur’an. Allah berfirman:
“Maka mereka mempelajari dari keduanya sihir yang dengannya mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya.” (QS. Al-Baqarah [2]: 102)
Pekerjaan menceraikan antara pasangan suami istri adalah pekerjaan yang paling dicintai dan dikagumi oleh iblis, raja para setan.
2. Sihir Mahabbah (Penarik Cinta/Pelet).
Tentang ini Rasulullah pernah bersabda:
(( إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ ))
“Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah kesyirikan.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim; dishahihkan oleh al-Albani)
3. Sihir Takhyil (Mengelabui Pandangan), Sirep atau Aji Halimunan.
Tentang sihir jenis ini pernah dialami oleh Nabi Musa dan Harun ketika menghadapi para tukang sihir Fir’aun. Para tukang sihir itu menggunakan sihir jenis ini untuk menakut-nakuti kedua nabi yang mulia itu. Sebaimana Allah berfirman di surah (QS. Al-A’raf [7]: 115-118):
4. Sihir Pembuat Gila.
Sihir ini berpengaruh membuat seseorang menjadi seperti gila atau kurang waras. Di antara pengaruhnya adalah seorang bepergian tanpa tujuan, linglung dan sangat pelupa. Terkadang dia berbicara nyerocos (tidak beraturan), terkadang matanya menatap kosong dan tanpa makna. terkadang tidak bisa langgeng dalam mengerjakan sesuatu, terkadang seseorang tidak tahu kemana dia harus pergi dan terkadang tidur di tempat-tempat terpencil.
5. Sihir Pembuat Kelesuan.
Sihir jenis ini bisa berpengaruh membuat seseorang yang tadinya normal dan energik menjadi suka menyendiri dan tertutup, terkadang pusing terus menerus tanpa sebab yang jelas dan terkadang diam dan tampak lesu.
6. Sihir Suara Panggilan.
Sihir jenis ini di antara pengaruhnya adalah membuat seseorang melihat mimpi-mimpi yang menyeramkan.
7. Sihir Pembawa Penyakit.
Ada banyak macam penyakit yang bisa ditimbulkan oleh sihir jenis ini. Di antaranya adalah:
• Sakit terus-menerus pada salah satu anggota tubuh.
• Urat-urat menjadi kejang.
• Lumpuh pada salah satu anggota tubuh (mati rasa atau mati sebelah).
• Lumpuh total (mati suri).
• Tidak berfungsinya salah satu indera.
Dan gejala-gejala lainnya.
Satu hal yang harus diketahui, bahwa sihir ini tidak akan menimbulkan pengaruh kecuali dengan takdir Allah . Jadi, jangan disangka bahwa sihir bisa menyebabkan seseorang sakit terlepas dari takdir Allah . Dan para tukang sihir tidak mampu menimbulkan mudharat atau bencana kecuali dengan izin Allah semata.
8. Sihir Pendarahan.
Sihir jenis ini hanya terjadi pada kaum wanita saja. Dalam sihir ini, tukang sihir menyuruh kepada jin untuk merasuk ke dalam tubuh seorang wanita yang disihirnya seraya memberikan tugas untuk mengeluarkan darah. Kemudian jin itu masuk ke dalam tubuh wanita dan berjalan melalui urat-uratnya dalam aliran darah.
beliau bersabda:
(( إِنَّمَا هِيَ رَكْضَةٌ مِنَ الشَّيْطَانِ ))
“Sesungguhnya istihadhah itu adalah hentakan dari setan.” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh al-Bukhari)
9. Sihir Penghalang Pernikahan.
Sihir ini terjadi karena seorang yang dengki lagi penuh tipu daya datang kepada seorang tukang sihir yang jahat lalu meminta supaya dibuatkan sihir untuk anak perempuan si fulan.
Setelah itu ada dua kemungkinan yang akan dilakukan oleh setan:
• Masuk ke dalam tubuh wanita itu lalu membuatnya merasa tidak cinta dan tidak suka kepada setiap lelaki yang datang melamarnya,
• Setan melancarkan sihir dengan cara mengelabui pandangan laki-laki yang melihat wanita itu sehingga setiap laki-laki yang datang melamar wanita tersebut akan melihat bahwa wanita itu jelek rupanya dan tidak menarik.
10. Sihir Untuk Melepas Sihir (Nusyrah).
Sihir jenis ini dilakukan oleh tukang sihir atas permintaan keluarga atau kerabat orang yang terkena sihir. Setelah itu tukang sihir akan meminta kepada setannya untuk mengusir atau menghadapi setan lain yang mengganggu orang yang sakit tadi.
Alloh adalah Robbul’alamin Dia Maha penyayang terhadap makhluk-Nya. Tidaklah Dia memerintahkan sesuatu kecuali terdapat maslahat yang besar padanya dan tidak pula mengharamkan sesuatu kecuali terdapat bahaya yang besar di dalamnya. Di antara hal-hal yang diharamkan Alloh adalah mempelajari dan mempraktekkan ilmu sihir. Di antara bahaya sihir adalah:
1. Membatalkan Keislaman Seseorang.
Sihir pada hakikatnya merupakan satu amal perbuatan mendekatkan diri kepada setan, pengaruh sihir tidak akan terjadi kecuali tukang sihir melakukan praktek-praktek dan ritual kufur,
Alloh Ta’ala berfirman:
“Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan lah yang kafir (mengerjakan sihir).” (QS. al-Baqoroh [2]:102)
2. Sihir Disejajarkan Dengan Kesyirikan.
Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh :
(( اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللهُ إلاَّ بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ مَالَ الْيَتِيْمِ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلاَتِ الْمُؤْمِنَاتِ ))
“Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan, (para shahabat) berkata: “Apakah itu wahai Rasulullah?” Rasulullah, bersabda: “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Alloh kecuali dengan haknya, memakan harta yatim, memakan harta riba, lari dari medan perang dan menuduh wanita mu’minah yang baik-baik.” (HR. Al-Bukhari, 5/294, Muslim no. 89 dari shahabat Abu Hurairah).
Kesyirikan sihir muncul pada dua sisi:
Pertama, sihir mempergunakan setan, bergantung kepadanya, mendekatkan diri dengan segala apa yang mereka inginkan agar mereka berkhidmat kepada tukang sihir. Dan sihir ini termasuk ilmu yang diajarkan oleh setan sebagaimana firman Allah Ta’ala diatas.
“Akan tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia.” (QS. al-Baqarah [2]: 102)
Kedua, di dalam sihir terdapat pengakuan mengetahui perkara ghaib sebagai wujud menyekutukan Allah, dan ini termasuk dari kekufuran dan kesesatan.
Aisyah berkata: “Barangsiapa menyangka bahwa Rasulullah bisa memberi tahu apa yang bakal terjadi besok pagi, maka ia benar-benar telah berdusta besar kepada Allah karena Allah telah berfirman:
“Katakanlah:“Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui kapankah mereka akan dibangkitkan.” (QS. an-Naml [27]: 65)
Bahaya sihir terhadap pribadi:
• Awalnya membuat seseorang sakit dan menjadikan terbaring di tempat tidur. Terkadang sakitnya menjadi sebab ia terbunuh, gila atau semisalnya.
• Bisa juga sakitnya tersebut menjadi sebab ia pergi dari tempat tinggalnya, keluarga dan rumahnya, sehingga berkeliaran di jalan-jalan.
• Sihir tersebut membawa kepada permusuhan keluarga, sehingga akan terjadi permusuhan antara suami istri meski hanya dengan sebab yang sangat remeh.
• Terkadang sihir bisa membawa kepada kegagalan siswa dalam studinya.
• Perbuatan sihir menghantarkan manusia terjatuh ke dalam perkara-perkara yang dilarang agama,
• Sihir menyusupkan banyak perasaan was-was dalam kehidupan seseorang, sehingga ia tidak lurus dalam suatu keadaan dan tidak pernah tenang.
• Sihir menanamkan keragu-raguan antara seseorang dengan anggota keluarganya, baik terhadap anak-anak ataupun istrinya.
Bahaya sihir terhadap kehidupan bermasyarakat:
• Sihir menumbuhkan permusuhan dan kebencian di antara individu-individu masyarakat, dan juga menimbulkan kedengkian serta hasad.
• Sihir menanamkan keragu-raguan dan kerancuan di antara anggota masyarakat.
• Sihir membawa pada tindakan balas dendam dengan menggunakan segala cara yang bisa dilakukan, terlebih jika yang disihir mengetahui siapa pelakunya.
• Sihir merubah kondisi yang aman, tenang dan akhlak yang terpuji menjadi takut, goncang dan menyukai tindak kejahatan.
• Sihir menebar kehinaan di antara anggota masyarakat.
• Sihir melemahkan eksistensi umat dalam bertawakal kepada Robbul ’alamin dan mengurangi kesempurnaan keyakinan kepada-Nya.
• Sihir mengubah masyarakat muslim yang tadinya menjaga agama dan kehormatannya menjadi masyarakat yang terjatuh pada perbuatan syirik, sehingga terjadi kehancuran dan kebinasaan.
Ringkasnya, perbuatan sihir merupakan penyakit paling berbahaya yang menjangkiti masyarakat, sehingga merusak bangunan dan merobohkan sendi-sendinya. Dengan sebab sihir tersebut tersebarlah permusuhan, penodaan kehormatan, terbunuhnya orang-orang yang baik, dicurinya harta benda, belum lagi dalam perbuatan tersebut mengandung syirik kepada Alloh dan kufur kepada-Nya. Akhirnya, masyarakat tersebut menjadi kehilangan tujuan dan cita-cita,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar